|
Written by SLB Singkawang
|
|
Friday, 26 February 2010 |
|
Jero Wacik MENTERI Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik menyatakan sangat menyesal karena dirinya batal berangkat ke Kota Singkawang, Kamis (25/2). “Saya sebetulnya sangat ingin ke sana. Tetapi karena besok ada sidang kabinet paripurna, terpaksa saya harus kembali lagi ke Jakarta,” ungkapnya saat ramah tamah dengan gubernur di Balai Petitih kemarin. Sedianya, usai meresmikan Festival Cap Go Meh di Kota Pontianak, Rabu (24/2), Jero Wacik akan bertolak ke Kota Singkawang untuk meresmikan acara yang serupa. Menurut Jero Wacik, selama lima tahun menjadi menteri, dia selalu tidak jadi berangkat ke Kalimantan Barat karena sering terbentur pada agenda lain. Dia bersyukur karena kali ini masih sempat ke Kota Pontianak. Jero juga mengaku kecewa tidak jadi berangkat ke Kota Singkawang karena dia sebetulnya sudah melakukan beberapa persiapan. Apalagi dalam kesempatan ini dia pun kehilangan momen Cap Go Meh. “Pekan lalu saya flu. Jadi, sebelum berangkat ke Kalbar, saya sudah berusaha menjaga stamina karena saya tahu perjalanan dari Pontianak ke Singkawang itu sekitar tiga jam. Supaya fit, saya tidur lebih awal. Biasanya tidur jam satu jadi jam 11,” tuturnya. Namun sayang, persiapan itu ternyata tidak didukung oleh kesempatan. Jero berjanji untuk segera mengatur waktu supaya bisa secepatnya berkunjung ke Kota Singkawang. “Bagusnya saya ke sana waktu Cap Go Meh, jadi pas. Tetapi manusia ini hanya bisa berencana, Tuhan yang menentukan,” sambungnya. Walaupun tidak pergi ke Singkawang, Jero mengatakan sudah pernah menonton video Cap Go Meh di kota amoy itu tahun lalu. (rnl) sumber : Pontianak Post
|
|
Last Updated ( Friday, 26 February 2010 )
|